Tempe

Pada suatu hari, seperti biasanya, seorang ibu penjual tempe di suatu desa di Jawa Timur akan berjualan di pasar, akan tetapi sayang tempe yang akan di jualnya masih belum masak..

Tapi dia tetap percaya bahwa ada mujizat kalau dia berdoa.
Akhirnya dia berdoa agar tempe yang akan di jualnya menjadi masak setelah dia berdoa.

Akan tetapi sampai senja hari, tempenya tetap masih belum masak.

Ketika pedagang yang lainnya sudah bersiap pulang ke rumah, hanya dagangan ibu yang berdoa tadi masih belum laku sama sekali, walaupun dia berkali-kali berdoa agar tempenya menjadi matang.

Ketika dia putus asa tiba-tiba datang seorang wanita paruh baya yang minta dicarikan tempe yang belum matang.

Ibu tersebut sangat kaget, senang dan bingung..

Akhirnya dia berdoa kepada Tuhan sampai beberapa kali agar tempenya jangan sampai masak…

Ternyata….

Memang benar tempenya belum jadi Ia bersorak senang dalam hatinya.

“Syukur ya Tuhan”, katanya.

Singkat cerita wanita paruh baya tersebut memborong semua dagangan si ibu itu.

Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi.

Ia bertanya kepada si wanita.
Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu.

Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya disana, tempenya sudah jadi.

Apa yang bisa kita simpulkan dari kejadian ini ?

Pertama :
Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Tuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.

Kedua :
Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.

Ketiga :
Tiada sesuatu yang mustahil bagi Tuhan

Keempat:
Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya.

Dan ini sekedar sharing buat teman yang lainnya….

Selamat Malam..
Have a nice Night…

Arie